Pungli PTSL Di Desa Lemahduhur, Kepala BPN Karawang : Itu Ulah Kades


KARAWANG– Adanya keluhan masyarakat Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, yang sempat menjadi peserta PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) terhadap kinerja pegawai BPN (Badan Pertanahan Nasional) Karawang yang dinilai “ada main” dengan Kepala Desa Lemahduhur mendapat tanggapan dari Kepala BPN Karawang.

Kepala BPN Karawang, Hadiat Sondara mengklarifikasi tudingan warga terhadap anak buahnya. Hadiat menyatakan bahwa dirinya sudah melakukan klarifikasi langsung kepada anak buahnya.

“Mereka (pegawai BPN) sudah membuat pernyataan bahwa itu (tudingan warga) tidak benar,” ujar Hadiat kepada Portaljabar.net, Senin (24/12/2018).

Bahkan Hadiat menjamin bahwa khusus program PTSL peserta tidak diwajibkan membuat AJB (Akta Jual Beli) terlebih dahulu seperti yang dituduhkan warga. “Dalam program PTSL tidak wajib bikin AJB,” ujarnya.

Hadiat juga menegaskan ke lima orang yang menjadi korban pungli 1,3 juta per orang merupakan ulah Kades Lemahduhur tanpa adanya keterlibatan BPN. “Itu kan ulah Kades,” ujarnya.

Adapun tidak kunjung jadinya sertifikat tanah ke lima orang korban puni tersebut, Hadiat menyatakan mereka tidak pernah didaftarkan Kades sebagai peserta PTSL. (Uya)

sumber : portaljabar.net